Kali ini saya mencoba untuk melakukan modifikasi power Quasi AIWA AA8300 menjadi 300W dengan jalan menaikkan tegangan supply dan menambahkan transistor sejuta umat C5200 ke dalam rangkaian.

AIWA AA8300 sendiri pada schematic aslinya adalah sebuah Power Amplifier buatan negeri sakura pada era 80-an yang belum banyak masuk ke di negeri kita.

Pada era tersebut power amplifier dengan daya 100 Watt adalah masuk kategori istimewa.

Karena itu pada 2025 ini saya mencoba untuk memodifikasinya untuk menjadi sebuah power Amplifier dengan kemampuan istimewa.

Penampakan Power bisa anda intip DI SINI.

SCHEMATIC DIAGRAM AA8300

Skema Power ini pernah saya tulis sebelumnya di dalam blog ini DI LINK INI. Sedangkan penampakan skema hasil pangkas dan editnya adalah seperti berikut:

skema asli MODIFIKASI POWER QUASI AIWA AA8300

Power Amplifier ini menggunakan tegangan supply 37VDC. Final Power menggunakan transistor 2SC1402 yang memiliki kemampuan hingga 70W menurut DATASHEETS.

Transistor ini berbentuk jengkol dan mirip dengan transistor jengkol legendaris 2N3055. Transistor C1402 ini daya maksimum masih kalah dengan sang legendaris yang 100W hingga 115W menurut berbagai reviewer.

Pada skema di atas, Q611 nanti tidak akan saya pakai dalam rangkaian modifikasi karena ia adalah fitur limiter arus bagi Power Amplifier ini.

MODIFIKASI POWER QUASI AIWA AA8300

Baiklah. Langkah pertama adalah gambar ulang.

Setelah gambar ulang, rangkaian ini harus kita tes apakah telah tepat nilai.

Cara untuk memastikan tepat nilai adalah dengan jalan melakukan simulasi tegangan.

Rangkaian ini kita beri tegangan sesuai gambar aslinya dan output dari Power Amplifier ini harus mendekati 0.0VDC.

TES RANGKAIAN DENGAN INJEKSI POWER DC

Pada rangkaian ini, hasil simulasi menunjukkan bahwa pada terminal output mendapatkan hasil -0.026V atau sebesar -26mV.

Saya rasa angka ini telah mendekati ideal mengingat beberapa titik yang saya anggap vital menunjukkan angka yang ideal pula.

Dengan memberikan sinyal DC 37Volt simetris, beberapa titik yang saya lingkar merah menunjukkan angka mendekati ideal.

Ini berarti saya telah menggambar rangkaian ini dengan benar.

TES SINYAL AC

Selanjutnya adalah memberikan sinyal sinus pada terminal input power amplifier ini. Ouput dari rangkaian power ini tidak boleh Clip atau terpotong.

Pada gambar diatas nampak bahwa sinyal output mendekati terpotong.

Namun menurut saya ini masih bisa kita maafkan karena rangkaian ini akan saya modifikasi dan dari sini kita hanya bisa ambil kesimpulan bahwa gambar ulang dari rangkaian power ini adalah telah sesuai dengan kaidah Power Amplifier.

SKEMA AKHIR DENGAN SUPPLY 37VDC

Berikut adalah skema hasil perhitungan simulator yang rangkaian ini menggunakan tegangan supply 37 Volt.

MODIFIKASI MENJADI 300 WATT

Langkah pertama untuk menaikkan kemampuan power amplifier menjadi 300 Watt adalah menaikkan tegangan supply.

Pada tulisan ini, supply saya naikkan menjadi 60V meskipun secara kalkulasi untuk memperoleh daya 300W pada beban 4 Ohm harus menyediakan tegangan supply minimal 58VDC.

Uji coba DC .

Selanjutnya saya mencoba melakukan modifikasi nilai komponen pada rangkaian ini untuk menjadikan hasil terbaik.

Komponen tersebut adalah:

  • R2 resistor bias input naik menjadi 47K
  • R3 resistor feedback input output menjadi 330 Ohm
  • R4 berubah menjadi 820 menyesuaikan GAIN paling optimal terhadap resistor feedback R10
  • R10 kita naikkan menjadi 47K dan sebisa mungkin mendekati resistor bias input.

melihat bentuk sinyal sinus yang mendekati tegangan supply, sepertinya nilai komponen yang terpasang telah sesuai dengan perhitungan.

SKEMA AKHIR

Setelah proses simulasi rangkaian menggunakan tegangan DC dan AC selesai, maka jadilah rangkaian yang siap untuk kita proses menjadi PCB.

Perhatikan schematic diagram di bawah ini.

Sepetinya tidak banyak permasalahan dalam membikin PCB kloning power AIWA AA8300 ini.

LAYOUT PCB

Berikut ini adalah cuplikan hasil Layout PCB untuk AIWA AA8300.

Note: R5 dan R6 mengalami pergantian nilai komponen.

Pada PCB ini sudah saya tambahi rangkaian stabillizer tegangan untuk supply Preamplifier.

Supply +60VDC melewati resistor 10K yang bertugas sebagai dropper tegangan. Selanjutnya ada ZD15V yang bertugas untuk stabillising tegangan agar tetap terjaga pada angka 15V.

Elco 100uF paralel dengan Zener bertugas untuk filter dekopel dan menjaga agar tegangan DC sumber preamplifier lebih stabil dan mantap.

Selamat mencoba.

Kiriman serupa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *