Modifikasi Power Quasi NPN AIWA AA8100 menjadi 300W sepertinya masih memungkinkan dengan jalan menaikkan tegangan supply, dan merubah beberapa komponen.

Pada rangkaian aslinya, Power Amplifier ini menggunakan tegangan suppply 29VDC simetris dan transistor Final adalah 2SC1986.

Transistor Final nomer ini menurut DATASHEETS adalah 40W, 80V, TO220-C.

Rencananya kita akan mencoba membuat rangkaian ini menjadi 300W sesuai rancangan.

SCHEMATIC AWAL

Berikut ini adalah schematic dari AIWA AA8100 aslinya setelah saya lakukan edit dan pangkas.

SKEMA MODIFIKASI POWER QUASI NPN AIWA AA8100 MENJADI 300W

Dari schematic ini nampak bahwa rangkaian menggunakan tegangan supply simetris 29VDC. Berarti masih memungkinkan jika power ini mampu menghasilkan daya hingga 51W pada 8 Ohm atau 75W pada beban 4 Ohm.

GAIN rangkaian adalah sekitar 25X dengan melihat resistor Feedback R609/R610 terhadap resistor input R611+R613. Nilai ini nantinya akan kita ubah pada saat modifikasi ke 300W.

Transistor VAS adalah Q505/Q606m(2SC1941) dengan spek

PELUANG MODIFIKASI MODIFIKASI POWER QUASI NPN INI

Saya berani katakan bahwa kita masih bisa melakukan kloning untuk rangkaian Power ini.

Alasannya adalah rangkaian yang lumayan sederhana dan tidak banyak komponen.

Bagaiaman cara bisa menjadi 300 Watt?

Jawabannya adalah: Naikkan tegangan supply menjadi 65VDC, ubahlah transistor Final menjadi C5200 sebanyak 2 set quasi, naikkan GAIN resistor, ubahlah beberapa nilai resistor dan ubahlah transitor VAS dan transistor Driver.

SIMULASI DC

Berikut ini adalah hasil simulasi pembacaan tegangan DC pada schematic AA8100 sesuai dengan komponen aslinya.

Di sini nampak bahwa tegangan pada output adalah bukan 0,00VDC. Dalam gambar menunjukkan bahwa tegangan output adalah -0,43VDC. Ini berarti ada yang salah dengan peletakan nilai komponennya.

NILAI KOMPONEN YANG MENCURIGAKAN

Kecurigaan saya ada pada nilai resistor kolektor pada preamplifier. Tidak seperti biasanya nilai nya R7 adalah 6K8. Saya rasa ini terlalu besar.

Kecurigaan saya selanjutnya adalah arah diode D1 yang searah dengan arus supply. Seharusnya diaode ini arahnya adalah terbalik karena berfungsi sebagai pencegah arus balik dari Preamplifier.

Selanjutnya saya mencoba mengubah nilai R7 yang semula 6K8 menjadi 1K5. Hasil simulasi menunjukkan bahwa output menjadi -2.5mV.

Sementara itu tegangan basis Tr Final Q6 sudah ideal. Tegangan basis Q7 juga ideal.

MENCOBA MENJADI 60VDC

Seteah simulasi tegangan Dc berhasil, maka saya mencoba untuk melakukan modifikasi gambar. Semula rangkaian adalah untuk 60V, maka saya ubah unuk beroperasi pada tegangan 60VDC.

Komponen yang harus diubah adalah:

  • R2 dan R10 menjadi 47K. Tujuannya adalah menyesuaikan arus bias bagi TR preamplifier.
  • R5 dan R6 menjadi 15K dan 47K. Menyesuaikan arus bagi preamplifier. C3 turun menjadi 100uF namun tegangan kerja naik menjadi 50V.
  • R4 naik menjadi 1K. bertujuan untuk menjada GAIN rangkaian pada angka yang lebih tinggi, yaitu 60X.
  • R8 dan R9 berubah menjadi 4K7 dan 8K2. Untuk menjaga arus bagi Transistor VAS tetap pada angka 4-6mA.
  • Q3 menjadi C2383 karena dissipasi daya naik menjadi sekitar 300mW dari semula 100mW.
  • Q4 dan Q5 berubah ke C2073 dan A940 karena dissipasi daya naik pesat.
  • Q6 dan Q7 ganti ke C5200
  • Ada tambahan transistor Final 1 set lagi untuk melayani arus yang besar saat terbebebani speaker 4 Ohm.

Hasil simulasi dengan menggunakan tegangan Supply 60VDc menjadikan hasil gambar berikut:

Tegangan pada basis Tr Driver telah sesuai, demikian pula pada tegangan basis Tr final, serta tegangan output pada terminal speaker.

SIMULASI DENGAN TEGANGAN AC

Selanjutnya saya mencoba mensimulasi rangkaian ini dengan sebuah sinyal sinus 1Vrms ber frekwensi 1kHz.

Secara ideal, output harusnya mendekati titik maksimum supply. Dan hasil simulasi AC adalah mendekati ideal dengan output sekitar 120Vp-p atau 42Vrms.

Hasil perubahan nilai komponen membuahkan hasil .

SKEMA AKHIR

Berikut ini adalah schematic diagram setelah kita lakukan perubahan nilai komponen dan beberapa penambahan.

Kita melangkah lagi menuju pembikinan PCB sebagai uji coba rangkaian untuk memastikan benarkah rangkaian ini bekerja dengan sebagaimana mestinya.

Akan ada catatan lagi untuk cerita pembikinan PCB ini.

Schematic AIWA lainnya LIHAT SINI.

Kiriman serupa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *