Skema ukuran lebih besar ada di dalam artikel

Menurut beberapa website review Studio Master 1500E mengeluarkan daya hingga 375 w pada beban 8 ohm, 600Watt pada 4 Ohm. Ampli ini juga mampu mengeluarkan daya hingga 750 watt pada beban 2 Ohm.

Ampli ini terproduksi pada akhir Era 90-an

FOTO

Di bawah ini adalah foto isi dari Ampli STUDIOMASTER 1500E . Nampak masih menggunakan transistor berbentuk “jengkol”. Pada era tersebut, transistor dengan noimer MJ15023 dan MJ15024 termasuk transistor tertinggi daya keluarannya.

FOTO MILIK AJAUDIO_CO_UK

SKEMA

Studio Master 1500 ini menggunakan 2 supplai simetris, yakni 43 Volt dan 95 Volt. Tegangan 43 Volt pakai untuk final amplifier sedangkan 95 volt untuk driver amplifier.

Berikut ini adalah skema hasil edit dan pangkas skema aslinya dari datasheets dan manual yang pabrik berikan.

Seksi Power Amplifier pada STUDIOMASTER 1500E

MODIFIKASI MENGHILANGKAN SAKLAR CONTROL

Kita bisa membuang untuk saklar control menjadi langsung menyala pada ampli ini dengan jalan mencopot transistor TR2, yakni MPSA42 kita copot dan menggantinya dengan jumper antara kolektor dan emitor, sehingga pada saat ampli kita nyalakan maka ampli ini langsung bekerja.

INPUTAN INVERTING

Pada ampli OCL biasanya menggunakan pin input Non Inverting, yakni sinyal masuk di basis sinyal plus, kemudian terbandingkan dengan resistor feedback yang pada pin Inverting.

Akan tetapi pada rangkaian ampli Studiomaster ini ia menggunakan sistem penguatan inverting, yakni input melalui R Input ( R12 ) terbandingkan dengan Resistor Feedback (R17).

Selanjutnya sinyal ini dari PR 5 dan PR 4 kuat kembali oleh TR8 dan TR9.

Kedua-duanya menggunakan transistor nomor MPSA42, selanjutnya untuk membalik fasa transistor TR8 diumpankan ke TR6 sehingga antara kolektor TR6 dan kolektor TR9 terdapat 2 fasa sinyal audio yang saling beda 180 derajat.

SERVO ARUS

Transistor dengan kode TR7 yang menggunakan nomor BC549 bertugas sebagai servo, yang mana dia akan mengatur arus yang mengalir pada transistor TR 17 dan 18, TR19 dan TR20 tetap terjamin pada angka stasioner.

OVER CURRENT PROTECTION

Pada skema ampli ini juga ada fitur rangkaian OCP, yakni rangkaian untuk memproteksi kelebihan arus yang terjadi pada transistor final amplifier ketika transistor daya TR18 mengalirkan arus yang berlebihan akan terjadi beda potensial yang besar pada resistor R36 ( juga untuk R38 ).

Beda potensial ini kemudian masuk ke basis TR14 dan TR15 pada phasa yang lainnya sehingga arus ke rangkaian driver akan kurang, dan akhirnya penguatan menjadi berkurang dan transistor bisa terselamatkan.

DRIVER DAN FINAL AMP

Transistor driver menggunakan pasangan transistor nomer MPSA42 darlington C4793 berpasangan dengan MPSA92 darlington A1837.

Final Output amplifier menggunakan 2 pasang transistor nomer MJ15022 dan MJ15023.

Menurut datasheets, transistor ini mampu menghasilkan daya hingga 250 Watt, Arus kolektor hingga 16A dan tegangan Kolektor Emitor hingga 200VDC.

Jika power Supplay menggunakan 43VDC, maka 1 transistor akan mampu mengalirkan arus hingga 6A atau total 12 Ampere pada output amplifier ini.

Jika beban spiker pada 2 Ohm, maka masih memungkinkan jika ampli ini mengeluarkan daya besar tanpa ada drop daya.

Kiriman serupa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *