Pada saat keluyuran di toko Musik, saya tertarik dengan sebuah merk Ampli gitar dengan nama ini: HARTKE. Saya jadi penasaran.
Menurut berbagai sumber, Larry Harke adalah seorang guru pelajaran teknik Elektronik. Pada suatu hari, Harke ingin merancang sebuah spiker dengan corong alumunium.

Pada tahun 1980, ia bersama dengan temannya, Ron Lorman, membikin sebuah ampli bass gitar dengan spiker bercorong alumunium yang pertama kali.
Pada tahun 1985, ia mencoba membuat spiker dengan corong alumuniun dan hasilnya adalah suara gitar bass nampak lebih lebar dan renyah. Spiker dengan corong aluminium ini dicoba oleh bassist kenamaan Jaco Pastorius (1951-1987) di sebuah box ampli AMPEG SVT 8×10 nya dan nampaknya asyik dipakai. Akhirnya kolaborasi ampli bass dan spiker daun aluminium punya om Hartke ini diberi nama JACO’S 810.
Foto JACO PASTORIUS DISINI.
Saking banyaknya peminat, diceritakan bahwa handphone mr harke ini berdering 14000 kali selama 2 tahun gara-gara nomer HP nya ditaruh untuk nomer customer Service dan iklan dari Ampli nya! Wah sama dengan rata-rata 19 kali deringan tiap hari
Cerita aslinya lebih banyak berbahasa Inggris disini.
MACAM MANA FITUR DAN SKEMANYA LAY?
Seorang teman dari pulau sebelah bertanya kek mana skema ampli Hartke ini? Oke saya carikan. Saya dapatkan dari website penyedia skema audio DISINI.
Selanjutnya saya donlot ampli bass buatan harke ini dan saya comot yang bernomor A35 saja. Gambar amplinya seperti ini:

Rupanya fitur interface depannya adalah cop-copan Input, Volume, Bass, Middle, Treble, Bright, Limiter, colokan input RCA dari CD HP maupun DVD, dan soket untuk Headphone.

PREAMP BASS
Berikut ini adalah potongan skema dari Ampli bass ini.
Klik gambar untuk memperbesar
Sinyal gitar dari J1 diperkuat arusnya oleh IC1-A yang bertype NJM072D ( kalau mau ditembak / dijiplak mungkin harus pakai TL072). IC 1A ini memperkuat arus tapi tegangan dari input tetap.
Selanjutnya sinyal ini masuk ke rangkaian limiter yang di atur oleh R6 dan IC3-B. Jika sinyal dari gitar bass terlalu kuat, maka output pada IC3-A akan membesar. Karena membesar, maka dikembalikan lagi oleh IC15-B dan seterusnya hingga menggerakkan FET Q10 untuk mengurangi level oleh IC3-B ini biar selalu terjaga level amplitudo sinyalnya.
Level pembatasan diatus sendiri oleh musisi dengan jalan memutar potensio LIMITER VR-1.
IC1-B adalah OPAMP untuk memperkuat sinyal hasil perata-rata sinyaldari IC3-A ini. Penguatan bisa diatur oleh potensio GAIN.
EQUALIZER DENGAN 3 POTENSIO NADA DAN 1 POTENSIO BRIGHT
Pada skema ampli ini ada 4 potensio, yakni untuk LOW 100Hz, Middle 800Hz, High 2.4kHz, ketiga potensio ini meredam dan mengangkat sinyal hingga 15 dB dan khusus nada Bright 6kHz (+20bB).
Skema dari Equalizer ini masih tergolong ya gitu-gitu. 3 pengatur nada dengan OPAMP penguat IC10-A dan IC10-B.
Semua OPAMP disini menggunakan supply simetris 15VDC.
Pada skema ini, ada yang berbeda dengan potensio Bright. Dia tidak sama dengan 3 potensio sebelah kirinya yakni untuk Low, Middle, dan Hi. Jika kita mau memodifikasi rangkaian ini, sebetulnya bisa ditambahkan lagi frekwensi kontrol dengan channel frekwensi lain tinggal paralel dengan potensio yang tiga ini.
POWER AMPLI DENGAN TRANSISTOR FINAL D2059
Pada section Power Amplifier, nampaknya Ampli Bass ini menggunakan supply sekitar 26V x 1,44 = 36VDC simetris.
Transistor Final yang dipakai adalah type D2059 dengan karakter maksimum dissipasi sekitar 30WDC, tegangan maksimum kolektor emitor sekitar 100VDC, dan Arus kolektor maksimum 5A. Jika supply yang dipakai adalah 36VDC, maka kemungkinan ampli ini hanya mampu mengaliri arus sekitar 1 Ampere saja.

Jika anda ingin menembak skema ampli ini, bisa diganti dengan transistor yang lebih kuat seperti TIP41C, TIP3055, dan seterusnya sesuai keinginan.
Sebetulnya skema power amplifier ini termasuk kategori umum kelas AB seperti skema yang saya sampaikan sebelum-sebelumnya, hanya saja disini kita bisa melihat ada 2 komponen semacam “feedback” untuk rangkaian buffer nya, yakni kehadiran seri Resistor R98( 100ohm/1W) dan C60 (47uF/63V) dan filter dekopel C61 ( 47nF).
Demikian review skema dari ampli bass HARTKE A35 ini.



