OCL 27V Collector Output HH Scott 342C adalah Power bergaya Sziklai yang menggunakan output kolektor pada terminal speaker.
HH SCOTT 342C termasuk radio dengan Power Amplifier lawas. Servis Manual menyebuatkan bahwa ia terbitan pada tahun 1968.
Ini berarti pada tahun 2025 ini saya mereview sebuah Power Amplifier buatan 57 tahun yang lalu.
Walaupun demikian skema Power Amplifier ini masih layak untuk kita kloning dan masih memungkinkan untuk modifikasi.
SCHEMATIC AWAL
Berikut ini adalah potongan skema seksi Power Amplifier dari HH SCOTT 342C setelah proses pangkas dan edit.

Prinsip kerja rangkaian Power ini hampir mirip dengan Power Ampli gaya OTL. Hanya saja ia meniadakan kopling output elco pada terminal outputnya.
Karena tegangan supply ada dua buah dan terpasang simetris, maka terminal output sebisa mungkin mendekati 0VDC sebagai syarat untuk bisa konek dengan terminal Speaker.
Dari schematic Diagram di atas nampak jika ia tidak menggunakan Preamp Defferensial. Ia hanya menggunakan transistor tunggal untuk preamp.
GAIN rangkaian ini bergantung pada resistor feedback R306 terhadap resistor input R301.
Tegangan DC Offset untuk rangkaian ini tergantung pada posisi trimpot R303 yang terletak pada basis transistor input Preamp.
Power Amplifier ini menggunakan teknik Sziklai atau Output Kolektor untuk sisi Final Output.
MODIFIKASI OCL 27V COLLECTOR OUTPUT
Saya mencoba membikin rangkaian Power Amplifier ini mendekati skema aslinya.
Langkah selanjutnya saya uji rangkaian ini dengan menggunakan tegangan 27V seperti skema aslinya.
Hasil gambar ulang adalah hampir sama dengan sumber gambar dan tegangan pembacaan oleh simulator juga tidak jauh berbeda.
GAMBAR ULANG DAN SIMULASI
Tegangan output ke terminal speaker adalah 0,0mV, tegangan basis antar transistor Driver juga tidak mencurigakan.
Ini berarti skema hasil gambar ulang ini telah benar dan sesuai.
Setelah ini akan kita lakukan tes menggunakan sinyal AC 1kHz dengan level 1Vrms.
TES SINYAL SINUS 1Vrms 1kHz
Pada level 1Vrms, bentuk sinyal sinus adalah terpotong parah. Ini sepertinya GAIN input yang terlalu besar.
Angka terbaik untuk menghasilkan output paling optimal 17 Vrms adalah dengan memberi sinyal sebesar 311 mVrms atau 0,311 Vrms.
Jika anda ingin rangkaian ini akan optimal pada input 1 Vrms maka setidaknya harus mengubah resistor input R2 ke angka yang lebih besar.
Dengan berhasilnya simulasi sinyal sinus ini maka kita bisa menaikkan tegangan supply ke angka yang lebih besar untuk mendapatkan Daya keluaran audio yang lebih besar pula.
MODIFIKASI SCHEMATIC DIAGRAM
Pada tulisan ini saya mencoba untuk menaikkan daya yaitu 200W.
Transistor Final menggunakan MJL21194/ 3 atau C2922/ A1216 yang menurut DATASHEETS adalah menghasilkan output hingga 200W.

Modifikasi komponen adalah sebagai berikut:
- R5 yang semula adalah 3K9 menjadi 5K6.
- Ada penambahan resistor (R15) yang paralel dengan trimpot DC Offset.
- Menaikkan resistor R2 untuk menyesuaikan GAIN rangkaian.
- Merubah nilai R3 dan R4 untuk menyesuaikan GAIN dan DC Offset.
- Mengganti semua nomer transistor ke spek yang lebih kuat terhadap tegangan lebih dari 50V.
- Penambahan resistor emitor pada transistor VAS Q2 ( gambar aslinya adalah Q302).
- Diode bias menjadi 1 saja, sedangkan nilai trimpot untuk biasing ganti ke 500 Ohm.
- Perubahan nilai resistansi R6 dan R7 menyesuaikan tegangan supply terhadap kebutuhan arus transistor VAS.
- Menaikkan nilai kapasitor Boostrap C6 untuk menstabilkan sinyal output phasa (+).
- Menurunkan nilai Resistor kapur R10 dan R11 menjadi 0,22 Ohm menyesuaikan kebutuhan arus output.
- Daya resistor tertulis 2W ganti ke 5W untuk keamanan resistor jangka panjang.
- Nilai komponen Zobel Network ganti ke 100nF dan 10 Ohm/1W.
- Transistor Driver ganti ke 2SC2073 / 2SA940.
- Transistor Final ganti pasangan MJL21194/ 93 untuk daya 200W melayani beban 4 Ohm.
Rangkaian hasil modifikasi ini sudah boleh anda pakai untuk membikin Power kloningan versi 200W.
Schematic Diagram Power Audio merk HH SCOTT lainnya ADA DI LINK INI.


