Melakukan modif OCL CCE SR2500 yang semula hanya watt kecil menjadi keluar 300W sebenarnya bisa kita lakukan dengan melakukan beberapa langkah.

CCE SR2500 adalah sebuah penerima radio dengan Power Amplifier di dalamnya pada era 70-an.

Pada era tersebut radio penerima dengan Power Amplifier termasuk produk mewah.

Saya tertarik untuk membikin modifikasi rangkaian Power Amplifier ini karena nampak sederhana.

SCHEMATIC DIAGRAM AWAL

Berikut ini adalah potongan skema dari Servis manualnya.

H

MODIF OCL CCE SR2500

Selanjutnya adalah perbocaan untuk melakukan modifikasi rangkaian power amplifier OCL CCE SR2500.

GAMBAR ULANG DAN SIMULASI

Kita harus menggambar ulang rangkaian Power terlebih dahulu. Buatlah semirip mungkin dengan Schematic Diagram aslinya.

Setelah selesai melakukan gambar ulang, maka kita melakukan simulasi tes tegangan DC maupun tes dengan sinyal AC.

Berikut adalah schematic hasil gambar ulang serta catatan hasil pengukurannya.

Output pada rangkaian ini telah ideal, yaitu mendekati angka 0,0mV.

Output ini bisa tercapai dengan memutar Trimpot RV1 yang terletak antara emitor transistor Preamplifier.

Tegangan basis transistor Final juga telah sesuai, yaitu sekitar +/- 0,4VDC.

Sementara itu tegangan Kolektor-Emitor transistor Servo Driver adalah 2,15VDC dan ini sudah ideal.

Arus kerja untuk Penguat Tegangan Q3 adalah sekitr 4 mA.

SIMULASI DENGAN SINYAL SINUS

Selanjutnya kita melakukan tes hasil gambar ulang Amplifier ini sinyal Sinus 1VkHz level 1Vrms.

Ternyata hasil output dari simulasi ini nampak terpotong.

Sepertinya tegangan dari sinyal input ini terlalu besar.

Selanjutnya saya mencoba mencari angka terbaik untuk menghasilkan sinyal output sinus paling optimal.

Ternyata sinyal terbaik adalah pada saat ada masukan sebesar 524mVrms atau 0,524Vrms.

Kita bisa mengubah nilai resistor penentu GAIN untuk tujuan menaikkan tegangan sinyal output yang kita inginkan dengan menggunakan tegangan sinyal input standart 1Vrms.

MENAIKKAN SUPPLY KE 60V

Ketika hasil simulasi pada tegangan 35VDC berhasil secara DC maupun AC, maka kita sudah boleh menaikkan tegangan supply ke angka yang lebih tinggi dalam rangka menaikkan daya keluaran rangkaian Power Amplifier.

Beberapa komponen yang berubah adalah seperti gambar di bawah ini.

R4 adalah resistor drop untuk menurunkan tegangan dari supply 60VDC ke angka 12VDC.

R9 dan R10 berubah menjadi 8K2 dan 5K6 dengan maksud untuk menyesuaikan arus yang bekerja pada transistor Penguat Tegangan agar tetap pada angka 4mA.

RV2 berubah menjadi 500 Ohm untuk tujuan memperpendek jarak tertinggi- terendah tegangan Servo Driver. Untuk keamanan transistor Final.

R13 ikut berubah karena menyesuaikan nilai trimpot untuk basis Tr Servo Driver.

R19 dan R20 yang sebelumnya adalah Resistor kapur untuk emitor transistor Final, sekarang turun tugas menjadi transistor Driver level 2.

Sedangkan ada tambahan 2 pasang Transistor Final 2SC5200 / 2SA1943 untuk menaikkan arus output sehingga mampu menggerakkan daun Loud Speaker dengan inchi lebih besar.

TES SINYAL SINUS PADA SUPPLY 60V

Setelah tes DC pada tegangan supply 60V berhasil, maka selanjutnya adalah melakukan tes sinyal AC dengan menggunakan sinyal sinus 1kHz level 1Vrms.

GAIN rangkaian memang harus kita ubah karena tegangan yang telah naik sementara tegangan input adalah tetap.

Jika semula nilai GAIN adalah 45x, maka saat kita naikkan ke angka 60V menjadi 41x (R82K terhadap R2K).

Semula input adalah 0,524Vrms menjadi 1,0Vrms. Sedangkan Output semula adalah 24,7Vrms menjadi 42Vrms.

SKEMA FINAL

Dari hasil simulasi DC maupun sinyal AC, maka rangkaian Power Amplifier modif ini akan nampak menjadi seperti gambar di bawan ini.

Rangkaian Power Ampli buatan CCE lainnya ADA DI LINK INI.

Kiriman serupa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *