PREAMP 11 POTENSIO MIXER ALTO APM200

Skema Preamp 11 potensio pada sebuah mixer ini saya dapatkan dari sebuah service manual mixer merk ALTO dengan kode APM200.

APM 200 penampakannya adalah seperti gambar DI LINK INI. Brosur dari Mixer BACA LINK INI.

PREAMP

Berikut ini adalah skema edit seksi preamp pada mixer ALTO.

preamp alto apm200
Seksi Preamp pada Mixer ALTO APM200

Dengan melihat skema pada preamp ini maka kita bisa melihat bahwa input dari preamp ini menggunakan XLR.

Juga tersedia tegangan Phantom yang sebesar 48 Volt yang melalui Resistor R17 dan R18. Untuk LINE INPUT juga menggunakan sinyal Balance.

Selanjutnya sinyal Balance ini masuk ke dua buah OPAMP dan akan menjadi satu pada OPAMP U2A, yang GAIN nya ditentukan oleh potensio VR-1.

Tersedia pula fitur Low Cut Frekwensi dengan memakai OPAMP U2B.

Ada pula fitur indikator sinyal input dengan menggunakan LED.

Rangkaian preamp ini menggunakan tegangan supplai simetris 17VDC.

TONE CONTROL

Dari output preamp ini kemudian sinyal akan masuk ke dalam seksi Tone Control seperti skema hasil edit di bawah ini:

apm200 tone control
Seksi Tone control pada mixer ALTO APM200

Rangkaian ini terdiri dari 4 Potensiometer yang masing-masing bertugas sebagai Potensio HIGH, LOW, MIDDLE dan MID-RANGE.

Beberapa penghobi audio mengatakan bahwa skema tone control ini bergaya Inggris seperti yang biasa dipakai oleh mixer ternama seperti Behringer dan Soundcraft.

OPAMP pada tone Control ini menggunakan IC nomer 4580.

Tersedia pula lampu LED untuk indikasi Peak sinyal atau sinyal yang masuk adalah terlalu besar hingga mendekati tegangan supplainya.

Tegangan supplai untuk rangkaian ini adalah 17VDC simetris.

FADER AUX

Selanjutnya adalah potongan skema untuk seksi Fader dan AUX pada mixer ALTO APM200 seperti edit gambar di bawah ini:

fader aux mixer APM200
Seksi Fader Aux pada Mixer ALTO APM200

Sinyal dari output Tone Control ini masuk ke rangkaian Fader dan AUX untuk mempermudaj operator mixer dalam membagi dan mengatur kebutuhan maupun kegunaan sinyal ini. Apakah akan diberi effek ataukah hanya amplifikasi biasa, ataukah untuk keperluan lainnya sehubungan dengan Audio Mixing System.

Untuk AUX 1 dan AUX 2, operator mendapatkan kemudahan apakah sinyal audio ini menggunakan Pre-Fader ataukah Post-Fader, sedangkan untuk AUX 3 dan AUX 4 hanya menggunakan Post FAder.

Podt fader adalah fasilitas Level mengikuti FADER atau potensio geser utama. Ketika Potensio geser di turunkan, maka AUX 3 dan AUX 4 otomatis ikut melemah.

Masih bingung dengan artikel ini silahkan klik LINK SKEMA ASLINYA Di SINI. Bisa juga anda dapatkan pada WEB INI.

yohan Indrawijaya

Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Post comment