OCL 400 WATT 71 VOLT ROTEL

Membikin power amplifier sendiri dengan tegangan supply 71 volt dan menghasilkan daya 400 watt sebenarnya bisa kita lakukan dengan meniru rangkaian pada amplifier buatan ROTEL ini.

Skema pada tulisan ini saya dapatkan dari sebuah service manual produk amplifier buatan ROTEL dengan seri RB890 terbitan era 90-an. Di situ dikatakan bahwa power amplifier ini mampu menghasilkan daya hingga 160 watt pada beban 8 ohm supply 71 volt simetris.

Beberapa reviewer mengatakan bahwa power amplifier ini menghasilkan output 160 watt pada beban 8 ohm atau 360 watt pada beban 8 ohm secara BTL.

Namun saya memberi tulisan ini dengan judul 400 watt dengan mengambil daya disipasi maksimum pada transistor final power yang sebanyak 4 buah.

Penampakan power amplifier bisa lihat pada LINK INI. Dan untuk isi dalam dari power bisa lihat pada LINK INI.

SKEMA

Untuk mendapatkan skema dari power amplifier itu silakan klik di sini dan hasil dari pangkas dan editnya adalah seperti gambar di bawah ini:

400 WATT 71 VOLT
Seksi Power OCL 400 WATT dengan supplai 71 VOLT buatan ROTEL

Dengan melihat skema pada rangkaian power amplifier buatan hotel ini maka kita bisa simpulkan bahwa rangkaian ini terdiri dari beberapa blok antara lain adalah:

  • Free amplifier
  • Penguat tegangan
  • Servo Driver
  • Driver amplifier, dan terakhir adalah
  • Final power amplifier

PREAMP, VAS

Preamplifier dalam hal ini menggunakan transistor nomor 2SA1016K. Dalam rangkaian ini juga ada transistor untuk stabilizer bias yang berasal dari Q609 yang efeknya adalah untuk menjaga arus bertahan untuk Q603 dan Q607.

GAIN rangkaian ini oleh hasil bagi antara resistor feedback R627 ( 12K Ohm ) terhadap resistor input yang berada pada basis Q605 sebesar 390 Ohm.

Q613 bertugas sebagai penguat tegangan. Di sini ada semacam fitur untuk limiter arus lebih pada transistor ini dengan memasangkan transistor Q611 antara resistor R623.

Jika ada arus lebih pada sirkuit penguat tegangan ini maka Q611 akan bekerja dan tentu saja akan memangkas sinyal yang ada pada basis transistor penguat tegangan ini.

SERVO DRIVER, DRIVER DAN FINAL POWER

TransistorQ615 bertugas sebagai servo driver ia akan menjaga arus idle bagi transistor final output.

Transistor servo driver ini terletak dalam satu pendingin dengan 4 pasang transistor final output ini.

Pada basis transistor servo driver ada sebuah trimpot dengan nilai 2K, yakni bertugas untuk menentukan arus idle pada final power.

Lihat ada tulisan TP1 dan TP3 yang terletak di antara output dan transistor Q629. Resistor ini silakan Anda ukur tegangannya, dan harus terjaga antara 5 mili Volt sampai 10 mili volt. Jika berlebihan maka settinglah / putarlah trimpot ini yang ada pada basis transistor servo driver tersebut.

Driver amplifier menggunakan transistor Q617 dan Q619 yakni 2SC2344 dan 2SA1011.

Karena arus output dari driver ini masih belum cukup maka harus mengalami penguatan oleh 4 pasang transistor dengan nomor 2SC2706 yang berpasangan dengan 2SA1146.

PENJELASAN

Menurut data sheet transistor ini menghasilkan daya hingga 100 watt ( DATASHEETS ).

ROTEL LAINNYA

BLOGSPOT YOHAN

SKEMAYOHAN

PIN SKEMA POWER

yohan Indrawijaya

Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Post comment