OCL 200 WATT VOX PA200

PA200 adalah sebuah mixer ber Power OCL buatan VOX pada era 80-an yang menghasilkan daya hingga 200 watt pada beban 4 Ohm dengan tegangan supplai 49VDC simetris.

Penampakan amplifier adalah SEPERTI PADA LINK INI.

SKEMA

Untuk mendapatkan skema aslinya silahkan UNDUH TAUTAN INI.

Karena skema hasil unduhan ini tidak begitu jelas maka saya memutuskan untuk melakukan gambar ulang dan melakukan simulasi rangkaian ini untuk memastikan bahwa rangkaian ini bekerja sesuai dengan kaidah power amplifier.

Hasil gambar ulang adalah seperti berikut ini:

OCL 200 WATT VOX PA200
Seksi Power Amplifier pada VOX OCL 200 WATT VOX PA200

X

PENJELASAN

Berdasarkan datasheet yang saya dapat, mengatakan bahwa transistor power untuk final menggunakan 2SC6254 adalah sebuah transistor yang menghasilkan dissipasi daya hingga 80 Watt.

Ini berarti jika dalam skema ada 2 pasang transistor 80 Watt, maka tentu saja akan menghasilkan daya 2 x 80 = 160 Watt.

Saya menduga kemampuan maksimal power amplifier ini hanya hingga 160 Watt saja, bukan 200 Watt.

Terlebih lagi jika mengacu pada output power amplifier yang hanya 43Vp atau setara dengan 30,3Vrms atau setara dengan 114 Watt pada beban 8 Ohm atau 229 Watt pada beban 4 Ohm.

SIMULASI

Berikut ini adalah hasil simulasi sinyal dari rangkaian yang telah saya gambar ulang ini.

Dengan memasukkan tegangan masuk 1,4Vp pada frekwensi 450Hz, maka akan menghasilkan tegangan output hingga 40Vpeak.

simulasi OCL 200 WATT VOX PA200

Akan tetapi sinyal tertinggi yang bisa masuk ke input adalah 1,6 VP.

Karena setelah tegangan ini maka power menghasilkan siyal yang terpotong atau CLIP.

Sampai dengan simulasi input ini maka power amplifier telah menghasilkan power maksimal pada beban 8 Ohm.

simulasi OCL 200 WATT VOX PA200

Dengan melihat hasil simulasi ini maka rangkaian ini memungkinkan untuk anda lakukan kloning.

Karena rangkaian telah teruji dengan baik dengan program simulasi yang telah tersedia pada software yang ada pada komputer saya.

yohan Indrawijaya

Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Post comment