OCL 200 WATT ACCUPHASE E213

ACCUPHASE E213 adalah Integrated Amplifier buatan ACCUPHASE LABORATORY pada era 2000-an yang rancangannya adalah untuk menghasilkan daya keluaran OCL hingga 200 Watt pada beban 4 Ohm.

Namun pabrik menyatakan bahwa ampli ciptaan mereka ini berdaya keluar hingga 90 Watt pada beban 8 Ohm.

Tentang amplifier ini LIHAT SINI. Isi dalam ampli LIHAT SINI.

SKEMA AMPLIFIER E213

Untuk mendapatkan skema amplifier ini AMBIL DI SINI. Selanjutnya hasil pangkas dan edit dari skema menjadi seperti ini:

OCL 200 WATT ACCUPHASE E213
OCL 200 WATT ACCUPHASE E213

Skema preamp defferensial dari ampli ini termasuk unik karena tidak sama dengan sesama ampli lainnya.

Faktor GAIN pada ampli ini dapat kita ketahui dengan melihat perbandingan antara resistor Feedback R28, R26 ( masing-masing 1.82K ) terhadap R29 ( 39,2 ).

Penguat tegangan pada rangkaian ini menggunakan transistor gaya Darlington untuk Q6 dan Q2 serta Q17 dan Q19.

Servo driver tersedia dengan adanya Q3 ( C4685 ) yang bekerja untuk menentukan arus emitor Q4, Q5 , Q20, Q21 pada saat IDLE atau tidak ada sinyal audio. Titik idle adalah tergantung setting dari trimpot VR1.

OCP tersedia dengan hadirnya Q7 dan Q16 sebagai protektor apabila ada arus lebih pada transistor Final Power.

Transistor Q1 dan Q18 bertugas sebagai Driver amplifier bagi Power Amplifier ini.

IC yang berada dalam rangkain ini adalah bertugas sebagai DC amplifier .

PENJELASAN

Ini adalah amplifier simetris di mana mulai dari sinyal input hingga keluar ke Speaker nampak gambar terbagi menjadi 2 sisi, yakni sisi tegangan positif dan sisi tegangan negatif.

Tegangan supplai untuk rangkaian ini menggunakan 52VDC untuk driver dan power amp, sedangkan untuk VAS membutuhkan tegangan 63VDC. Keduanya adalah tegangan simetris.

Jumlah transistor yang terpasang adalah 2 pasang transistor dengan nomer 2SC2837 / 2SA1186.

goto milik WINTEX

Transistor ini mampu menghasilkan daya hingga 100 Watt, sehingga total daya dari trnsistor adalah 200 Watt ( DATASHEETS ).

yohan Indrawijaya

Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Post comment