OCL 20 WATT SANYO JA20

JA20 adalah radio dengan amplifier OCL buatan SANYO pada era 70-an yang menghasilkan daya hingga 20 watt pada beban 8 Ohm dengan menggunakan supplai simetris 29VDC.

Penampakan seperti BERIKUT INI.

SKEMA

Skema hasil edit dan pangkas adalah sebagai berikut:

Seksi Power Amplifier OCL 20 watt pada SANYO JA20


Rangkaian dalam power amplifier ini memiliki blok antara lain pre_amplifier, penguat tegangan driver amplifier dan power amplifier.

Preamp menggunakan transistor 2SA1016G sementara untuk stabilizer bias menggunakan transistor 2SA999F.

Penguat tegangan menggunakan transistor 2SC536 dan untuk fix bias Q724 menggunakan 2SA999.

Amplifier ini tidak menggunakan servo bias dan hanya menggunakan fixed bias dengan memasang 3 penyearah dan 1 trimpot VR703.

Transistor driver menggunakan pasangan 2SC2235 dan 2SA965.

Rangkaian ini memerlukan tegangan suplai simetris 29VDC untuk menghasilkan daya hingga 20 Watt menggunakan transistor final yang umum terpakai di negeri kita yaitu 2SD313.

Transistor final ini menghasilkan daya audio hingga 30 Watt ( DATASHEETS ).

Tone Control pada rangkaian ini menggunakan prinsip feedback, yakni input berasal dari output power amplifier sedangkan output dari rangkaian ini masuk ke sisi input inverting dari pre-amp differensial Q722.

Ampli ini juga memiliki fitur feedback tone control. Yang artinya tone control ini menggunakan sistem baxandall. Hanya saja dia diambilkan pada output rangkaian power amplifier.

CATATAN

Dengan tegangan sebesar ini maka memungkinkan bagi amplifier ini untuk menghasilkan daya hingga 30 watt pada beban 8 ohm.

JA20 pada prinsipnya adalah power amplifier dengan kemampuan mengeluarkan daya hingga 20 watt saja.

Rangkaian ini tidak memiliki servo driver. Ia hanya menggunakan tiga dioda seri ditambahkan dengan satu trimpot untuk mengatur tegangan bias pada transistor power sehingga arus IDLE bisa terjaga.

Akan tetapi jika kita melihat rangkaian power amplifier ini adalah masih memungkinkan untuk kita lakukan kloning dan modifikasi hingga daya yang lebih tinggi

yohan Indrawijaya

Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Post comment