HARMAN KARDON 430

Skema lebih jelas ada di dalam artikel ini

HARMAN KARDON 430 adalah sebuah radio AM-FM ( stereo ) era 80-an yang ada ampli di dalamnya dan menghasilkan daya audio hingga 25 Watt pada beban 8 Ohm, atau 50 watt total pada 8 Ohm untuk 2 kanal.

INFO

Ampli ini buatan era 70 pertengahan atau sekitar 1976.Berikut ini adalah penampakan isi dalam radio amplifier nomer 430.

Penampakan isi dalam radio amplifier HARMAN KARDON 340. Foto milik CANUCTAUDIOMART

KLIK GAMBAR UNTUK MELIHAT LEBIH JELAS

Dari sini nampak bahwa amplifier radio ini memiliki travo kembar dan power supplai kembar. Travo ini memang untuk mensupplai amplifier masing-masing channel.

PCB pada isi dalam radio Power ini pun terdiri dari 2 bagian, yakni bagian TUNER dan bagian POWER AMPLIFIER.

Sementara pada bagian Power Amplifier terdiri atas 2 kanal ampli yang masing-masing kanal menggunakan sepasang transistor jengkol.

SKEMA

Pada buku panduan servis berformat pdf ini terdiri atas 28 halaman yang berisikan panduan servis dan setting.

Akan tetapi dalam artikel ini saya hanya ambil bagian seksi Power Amplifiernya saja untuk koleksi dan reivew skema.

Berikut ini adalah hasil edit dan pangkas atas skema power amplifier untuk radio HK430 ini.

Seksi power amplifier pada HARMAN KARDON 430

KLIK GAMBAR UNTUK MEMPERBESAR

Dari skema power amplifier ini nampak bahwa rangkaian power amplifier ini terdiri atas beberapa blok antara lain:

  • Penguat awal, menggunakan transistor C1345.
  • Penguat tegangan, menggunakan transistor nomer 2SA777 dan 2SC1509.
  • Servo Driver, ( Q421 , Q422 )menggunakan transistor 2SC458.
  • Driver Amplifier, menggunakan pasangan transistor 2SC1509 dan 2SA777.
  • Final Power Amplifier. 2SC1030. Menggunakan output transistor NPN semua.

PENJELASAN

Dengan tegangan sebesar 28 VDC pada supplai power, maka sang ampli masih memungkinkan untuk menghasilkan daya hingga 35 Watt DC atau 25 Watt RMS.

Transistor power sendiri juga memiliki kemampuan hingga 50 Watt maksimum.

LIHAT DATASHEETS TRANSISTOR 2SC1030 DI SINI.

yohan Indrawijaya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Post comment