YAA SAYYIDI DAN PA600 RUSAK ( BAG 1)

Oleh: Jon Ad-Dabruz, pengagum cerita wali dari Semprulnesia

ORDERAN YANG SEPI

Yaa Sayyidi ya Rosulalloh…Ya Sayyidi ya Rosulallooh… Yaa Sayyidi ya Rosulalloh…Ya Sayyidi ya Rosulallooh…

Sumber: Wahidiyy.blogspot.com

Begitulah ucapan yang dikatakan oleh BEJO, seorang ojek online sembari menunggu orderan. Bejo sendiri sebenarnya hanya meniru -niru isterinya, selalu mendawankam kalimat itu setiap waktu. Ikut-ikutan.

Isteri BEJO yang cantik konon ikutan kumpulan ibu-ibu sholawat di kampungnya. Jumlahnya tidak banyak tapi mereka seperti sudah seperti saudara. Saling bantu dan saling mengunjungi.

BEJO sedang kusut pada sore ini karena orderan masih sedikit. Tidak seperti biasanya jam-jam sore begini dia sudah mendapatkan tutup point untuk bisa pulang dengan senyuman.Tapi ia tetap membaca kalimat tersebut terus-menerus dan didawamkan oleh mulutnya sambil menunggu order.

ORDERAN MASUK

Tidak seberapa lama, ada orderan masuk. Diamati HP nya yang jadul dengan RAM kecil itu. Oh, rupanya orderan mengantar kastomer lumayan agak jauh.

Di aplikasinya dikatakan kalau ia harus mengantar ke daerah Duren, Malang Selatan. Kastomernya menunggu di terminal dekat dimana dia standby. Sebenarnya HP itu adalah HP milik saudaranya. BEJO pinjam akun untuk bisa bertahan hidup. HP yang biasa ia pakai untuk ngojek Online telah hilang, raib di sambar maling.

Dengan penuh harap, motor segera dinyalakan dan ia segera menjemput penumpang.Ia bersyukur karena sekali dapat orderan, nilainya lumayan besar sehingga setara dengan 5 orderan kota-kota.

Sampailah ia di titik penjemputan. Didepan nampak berdiri sendirian seorang pria usia sekitar 60-an. Berbaju taqwa putih, bersarung, bersandal selop hitam, berpeci putih, berwajah cerah. Seperti pria rajin sholat. Nampak sekali raut muka nya ahli sholat: Bersih berseri dan nampak bercahaya.

Tahu kustomernya adalah orang muslim, maka ia menyapa:

“Assalaamu ‘alaikum bah” sapa BEJO. Bah berarti abah. Abah adalah panggilan hormat kepada bapak yang telah berhaji.

“Wa alaikumus salaam” jawab pak tua

“Ini benar pak ISA yang order ke nDuren nggih?” tanya BEJO

ORDER MOBIL DAPAT MOTOR

“Benar dik. Tapi mohon maaf, sebetulnya saya tadi itu order mobil lho dik” kata pak tua dengan raut muka heran.

Tentu saja BEJO kaget. Kok bisa pak tua itu order mobil tapi jadinya malah order motor? Ah ini pasti ada yang salah dengan sistem aplikasinya nih…BEJO membatin

“Permisi bah, ini order yang masuk ke saya posisinya disini, atas nama Moch.ISA dan minta diantar ke daerah Duren desa Wono Legiman” kata BEJO

“Lha ya itu. saya tadi itu order mobil isi 1-2 orang untuk mengantar ke nDuren. ke Wono Legiman. Jaraknya kan jauh dik. Kan lucu kalau saya ke Duren naik motor. Bisa masuk angin saya nanti” kata pak ISA.

“Wah gimana ya bah. Kalau saya yang me-reject pesanan, saya nanti bisa kena point penalti oleh aplikasi bah. Bagaimana kalau yang me-reject adalah abah saja? ya Mohon maaf lho bah” kata BEJO.

Nampak raut muka kecewa menyelimuti wajah BEJO. Rasanya orderan ini akan gagal.

Gbr Ilustrasi: GRAB CAR

“Waduh, kayaknya gak bisa dik. HP saya ini tiba-tiba drop baterainya. Maklum masih baru tidak sempat di cas” kata pak ISA sembari menunjukkan HP barunya.

Rupanya HP yang berharga 5 Juta-an.Setelah itu HP baru tadi dimasukkan ke dalam tas kresek milik pak ISA.

“Wah, gimana ya bah. Nggih pun ( baik lah ), saya reject saja ya bah” Kata BEJO dengan wajah sendu. Sudah orderan sepi, ini nemu orderan nyasar. Udah nyasar, harus di reject sendiri. Ya salaam…

GAK PAPA YANG PENTING SELAMAT

“Oh jangan dik. Saya sampeyan antar saja sudah. Saya sedang ditunggu nih” kata pak ISA

“Alhamdulillaah. Mari bah, ini helmnya. Saya antar secepatnya bah” kata BEJO

“Oh gak perlu cepat- cepat dik, yang penting selamat. Lagian jam berapa sih ini?” tanya pak ISA

“Jam 15.15 bah”

“Oh.. masih nutut ( masih bisa sampai )” kata pak ISA

Motor berangkat. BEJO mengantar pak ISA dengan terus mendawamkan dalam hati membaca seruan : Ya Sayyidi, Ya Rosulallooh…

Selanjutnya:

yohan Indrawijaya

Share

2 Responses

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Post comment